11 penyebab status insentif prakerja gagal, Anda mengalaminya?

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Berikut ini adalah informasi dan pengalaman yang kami kumpulkan tentang penyebab status insentif prakerja menjadi gagal.

Sudah banyak status insentif gagal yang dialami peserta prakerja, namun khusus tanggal 12 september 2020, status gagal tersebut dialami oleh banyak peserta.

Kami temukan di IG prakerja, komentar youtube, dan beberapa medsos, banyak peserta yang mengalami hal yang sama.

Untuk mengurangi kegalauan teman-teman peserta prakerja, berikut ini adalah beberapa penyebab status insentif prakerja gagal beserta catatannya:

1. Belum melakukan upgrade rekening digital / E Wallet (OVO, LinkAja, dan Gopay)

Tanda sudah upgrade adalah sudah melakukan verifikasi KTP dan Foto selfie dan dinyatakan berhasil oleh E-walletnya.

Catatan: Rekening yang belum diupgrade harusnya tidak bisa disambungkan dengan prakerja. Alasan no 1 ini menjadi penyebab gagalnya insentif sepertinya agak aneh.

2. Nama, No telp, NIK, KTP, dan data lain pada saat upgrade akun E-wallet tidak sama dengan data prakerja (saat verifikasi KTP dan selfie).

Jika no telp e-wallet tidak sama dengan prakerja, maka otomatis di halaman prakerja tidak dapat dihubungkan. Jadi pastikan no HP dan data lainnya SAMA.

Catatan: Harusnya saat menyambungkan rekening, ada pengecekan dari server prakerja ke server E-wallet untuk mencocokkan data, jika tidak cocok diberitahukan ke user.

Bukan hanya No HP, tapi juga nama, nik, dll. Jika sudah sama baru bisa disambungkan.
Andaikan pengecekan di atas sudah dilakukan oleh prakerja dan E-Wallet, alasan no 2 ini jadi penyebab gagalnya intensif juga tidak masuk akal.

3. Rekening atau E Wallet menggunakan atas nama orang lain.

Catatan: Sepertinya ini tidak mungkin, karena saat upgrade E-wallet ada verifikasi No KTP, nama, dll

4. Data KTP dan selfie swafoto yang didaftarkan pada e-wallet tidak sesuai dengan yang didaftarkan pada akun Kartu Prakerja.

Darimana prakerja tahu foto KTP yang ada di e-wallet? tentunya dengan mencocokkan no KTP dan no HP di akun e-wallet peserta.

Catatan: Pengecekan ini harusnya dilakukan saat menyambungkan rekening, jadi alasan poin 4 menjadi seperti tidak rasional, kecuali memang sengaja melakukan pengecekan berulang, sehingga data lebih valid secara real time.

Tapi aneh saja kalau ada user mau repot-repot mendowngrade akun e-walletnya kemudian upgrade kembali dengan merubah data KTP dan selfie sementara akun e-wallet tersebut telah disambungkan dengan prakerja.

5. Belum mengisi rating/penilaian dan ulasan di lembaga pelatihan dan tempat pembelian kursus.

Misalnya anda membeli kursus di tokopedia/bukalapak/dll untuk kelas.com, maka anda harus memberi rating dan ulasan setelah pelatihan lulus di kedua lembaga itu.

Catatan: Harusnya sebelum memberi rating dan ulasan, peserta harus menyelesaikan semua pelatihan, webinar, dan kuis. Ini bisa diproteksi di sisi lembaga pelatihan dan tempat pembelian kursus.
Setelah peserta prakerja berhasil mengisi rating dan ulasan, itu berarti peserta sudah menyelesaikan semua pelatihan, webinar, kuis, dan telah mendapatkan sertifikat pelatihan (di email).

Kalau sudah mengisi rating dan ulasan di lembaga pelatihan dan tempat pembelian kursus, lembaga terkait menginformasikan ke prakerja agar status pelatihan menjadi “SELESAI” dan sertifikat muncul di dashboard peserta.

Anehnya kenapa rating dan ulasan kok tidak jadi satu saja. Untuk apa mengisi ulasan di lembaga kursus dan di tempat pembelian kursus juga (beberapa lembaga begitu).
Saya baca-baca di komentar di internet, ada mitra yang tidak ada fitur ulasannya juga.

Jadi setelah sertifikat muncul di dashboard prakerja, artinya tahap-tahap sebelumnya sudah BERHASIL dilalui peserta, dan TIDAK ADA MASALAH.

Alasan belum mengisi rating dan ulasan menjadi sebab gagalnya insentif masuk akal atau tidak?

6. Insentif Gagal karena sistem prakerja gagal mengirim dana ke e-wallet.

Di dashboard prakerja tertera status gagal pada status insentif, namun tidak ada penjelasan atau keterangan sebab gagalnya pencairan insentif itu.

Ada beberapa akibat dari gagalnya status insentif di dashboard prakerja:

  • Ada yang meskipun gagal, namun beberapa menit atau jam kemudian insentif cair di E-Wallet.
  • Ada yang beberapa hari kemudian insentif bisa cair.
  • Ada yang berbulan-bulan tidak cair.
  • Ada yang tahap pertama cair, namun tahap berikutnya gagal.
7. Nomor rekening atau akun e-wallet yang didaftarkan pada Kartu Prakerja tidak aktif

Ini terjadi karena akun E-Wallet didowngrade, disuspend atau diblokir karena ada masalah.
Salah login berkali-kali atau melakukan aktifitas yang berlebihan/melanggar sehingga menyebabkan tersuspendnya akun e-wallet.

Bisa juga terjadi karena No HP yang didaftarkan sudah lewat masa tenggang, sehingga tidak dapat digunakan untuk menerima OTP.
Jika ini terjadi harus diselesaikan dengan pihak e-walletnya.

Kalau tidak bisa, coba melakukan penggantian akun e-wallet di prakerja, dengan cara:

  • masuk ke dashboard prakerja
  • klik menu insentif
  • di bagian “rekening” klik “atur
  • klik “Putuskan rekening
  • kemudian sambungkan dengan akun e-wallet yang baru, yang sudah terupgrade tentunya.
rekening prakerja tersambung
putuskan rekening prakerja
8. Mengganti metode pencairan dana insentif

Jika anda melakukan penggantian e-wallet sebelum jadwal insentif, dan masih proses kemungkinan juga akan tertunda.

Tapi harusnya bukan status “Gagal” tapi “Tertunda” yang ditampilkan.
Jadi, jika tidak ada hal yang urgent, jangan mengubah e wallet yang sudah tersambung dengan prakerja.

9. Tidak mengikuti prosedur tahapan pelatihan dan prakerja dengan benar.

Catatan: Logikanya, jika sudah ada sertifikat, sudah muncul jadwal insentif, tentunya peserta sudah mengikuti prosedur tahapan pelatihan dengan benar.
Ini bukan alasan yang masuk akal.

10. Jadwal pencairan prakerja ada di hari sabtu dan minggu.

Catatan: Lagi-lagi ini alasan yang tidak rasional, apa susahnya memberitahu di dashboard prakerja kalau pembayaran tidak bisa dilakukan di hari libur.

Memangnya manusia yang melakukan transfer, idealnya untuk transaksi yang jumlahnya melibatkan jutaan orang, menggunakan aplikasi program.
Dan statusnya jangan diberi info gagal saja. Bikin peserta jadi hopeless dan marah saja.

11. Gagalnya sistem prakerja yang error.

Catatan: Bukti errornya adalah, jadwal pencairan tanggal 12 september, akan tetapi status menjadi error pada tanggal 11 september.
Bagaimana bisa belum dilakukan sudah error. Aneh-aneh saja.

Berikan info gagalnya karena apa, karena e-wallet tidak bisa ditransfer, re-schedule jadwal, suspended (data palsu), kursus bermasalah, sistem prakerja error, atau apa?

Disini saya terus tekankan perlunya memberi informasi yang jelas kepada peserta sebab dan alasan gagalnya sistem prakerja dalam mengirimkan insentif.
Karena semua tahap sudah dilalui, dan tentunya hak peserta sebaiknya tidak ditunda-tunda.

Nah, apa yang bisa dilakukan selanjutnya:

  • Berkunjung secara berkala ke akun IG prakerja, karena jika ada update informasi biasanya di posting di sana.
    Jangan lupa baca komentar komentarnya, lebih baik ikut komentar juga agar dapat dibaca admin prakerja.
  • Hubungi email prakerja info@prakerja.go.id
  • Hubungi no telp prakerja 021 25541246

Jika ada pertanyaan, sharing, atau apapun bisa dikirimkan di menu komentar di bawah ini.

Terimakasih dan semoga bermanfaat…

Update:

Ternyata yang insentif tanggal lain setelah tanggal 12 september juga banyak yang gagal, kami belum mendapat informasi resmi dari prakerja  tentang hal ini.

Ada perubahan status insentif:

tanggal 11 september: status belum diproses
tanggal 12 september: status gagal
tanggal 15 september: status dalam pengecekan
tanggal 16 september: status sedang diproses
yang jelas dari perubahan status tersebut, banyak insentif yang masih belum cair.

Namun ada juga yang statusnya berubah menjadi belum diproses atau gagal kembali. Bahkan ada yang lapor kalau no prakerja dan saldo hilang, ada yang diminta sambung rekening, dll. Jadi teliti kembali bagaimana status insentif di dashboard masing-masing.

Baca juga:

Saran untuk prakerja lebih baik.

Program kartu prakerja amburadul, teknis dan pelaksanaannya ruwet.

Bagikan

You May Also Like

About the Author: rasupe

9 Comments

  1. Sy kak, data2 seinget sy sdh sama semua, tp proses insentif sy yg dijadwalkan tgl 15sep (besok) hari ini ngecek tiba2 ada tulisan gagal.. Tp sy bingung gagalnya krn apa akun gopay sdh gopayplus, no HP aktif, sama dgn akun prakerja… Bikin senewen aja.. Hhhuhu

    1. Banyak yang mengalami gagal saat pencairan prakerja, dan saya belum mengetahui informasi resmi dari prakerja tentang apa yang terjadi.

      Semoga sistem prakerja segera diperbaiki dan yang gagal cepat cair.

    2. Sama kak. Saya juga gitu. Udh mengikuti semua prosedur dengan benar. Rekening juga aktif, nmor hp aktif. Smua data juga benar dan sinkron satu sama lain. Tiba² seharusnya dana insentif nya cair tgl 15, status nya gagal. Gak jelas juga prakerja nya ini

  2. sy jg kak..BNI Gagal Proses..sy konfirmasi ke BNI kt ny dr pihak Prakerjanya…!!

    Pertanyaan :
    apakah berpengaruh GAGAL jika di Dashboard, sertifikat yg muncul nama org lain bukan nama kita.

    Soalnya mslh itu yg sy hadapi skrg…sertifikat bukan nama saya..akhirnya sy gagal dlm pencairan hari ini

    via Tokped – Bakingworld

    NOTE :
    solusi ny bagaimana..mohon sarannya..

    thks
    ari

    1. sepertinya memang benar, masalah ada di prakerjanya, logikanya kalau sudah dijadwalkan insentif semua proses sudah dilalui dengan benar.
      Masih sangat bannyak yang gagal, semoga sistem prakerjanya segera diperbaiki dan semua yang gagal bisa cair kembali.

  3. Saya peserta Prakerja Gelombang I.
    Insentif Pertama tgl. 13 Mei Berhasil
    Insentif Kedua tgl. 12 Juni 2020 Gagal
    Insentif Ketiga, Keempat, Survey Belum Diproses
    dengan Notif disuruh Isi review dan rating pada pelatihan sebelumnya, padahal sdh saya lakukan (di Toped & Luarsekolah). sdh komplain berkali-kali dan saya ikuti step2nya, tetep aja, sampai sekarang 16 September belum ada diselesaikan.
    Apakah alamat email mempengaruhi kegagalan insentif? saya menggunakan email bukan nama saya, tetapi gabungan 2 anak saya.

    1. Yang divalidasi biasanya adalah nama, nik, no HP, no prakerja, kode voucher, yang digunakan di e-wallet, marketplace, tempat kursus, atau di dashboard prakerja.
      Untuk nama di email harusnya tak perlu divalidasi, cukup alamat email sama. CMIIW.

      Jangan bosan untuk terus posting keluhan di prakerja, marketplace, dan web kursus, agar terbaca dan segera ditangani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *